AMANAH Sejalan Asta Cita, Dorong Daya Saing Ekonomi Lokal ke Tingkat Global

Aceh – Program AMANAH semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat pengembangan generasi muda Aceh yang selaras dengan agenda besar Asta Cita pemerintah, khususnya dalam mendorong hilirisasi dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan pendekatan inovatif dan kolaboratif, AMANAH hadir sebagai motor penggerak ekonomi kreatif yang mampu membawa komoditas daerah naik kelas ke pasar global.

Ketua Yayasan AMANAH, Syaifullah Muhammad, menegaskan bahwa arah pengembangan AMANAH ke depan berfokus pada penciptaan generasi muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing global. “Visi utama kami adalah pengembangan generasi muda Aceh yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing global. Untuk itu, kami membangun ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi serta mendorong pemanfaatan teknologi di berbagai sektor,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa AMANAH tidak hanya berfokus pada pengembangan individu, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan kapasitas pemuda, AMANAH turut mendorong pertumbuhan UMKM dan pembangunan berkelanjutan berbasis komunitas.

Menurut Syaifullah, AMANAH juga secara aktif mengadopsi arah kebijakan nasional, khususnya Asta Cita yang diusung Prabowo Subianto. “Kami mempelajari Asta Cita Presiden, lalu kami adopsi menjadi gerakan di AMANAH agar bisa bersinergi dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah,” jelasnya.

Salah satu implementasi nyata dari sinergi tersebut adalah penguatan hilirisasi berbasis komoditas lokal. AMANAH mendorong pengembangan produk unggulan seperti kopi dan nilam agar tidak hanya menjadi bahan mentah, tetapi memiliki nilai tambah melalui inovasi dan teknologi.

Pendekatan ini sejalan dengan strategi nasional dalam memperkuat hilirisasi sebagai kunci peningkatan daya saing ekonomi Indonesia. Dengan mengolah komoditas lokal menjadi produk bernilai tinggi, AMANAH turut berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha muda.

Selain itu, AMANAH juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas kreatif atau hotspot bagi anak muda Aceh. Berbagai program dan fasilitas yang tersedia mampu menarik minat generasi muda untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam menciptakan solusi ekonomi berbasis lokal.

“Responsnya sangat positif. Banyak influencer mulai kembali membicarakan AMANAH, dan kami juga memperkuat kerja sama dengan kampus seperti Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry sebagai basis komunitas anak muda kreatif,” ungkap Syaifullah.

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi kunci keberhasilan AMANAH dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas kreatif membuka peluang besar bagi lahirnya generasi muda yang siap bersaing di tingkat global.

Dengan semangat Asta Cita dan fokus pada hilirisasi, AMANAH tidak hanya menjadi wadah pengembangan pemuda, tetapi juga lokomotif baru dalam mendorong transformasi ekonomi Aceh yang inklusif, produktif, dan berdaya saing tinggi.

More From Author

Relaunching AMANAH Berlangsung Meriah, Perkuat Lahirnya Talenta Muda Aceh yang Kompetitif

AMANAH Resmi Dikukuhkan Kembali, Jadi Penggerak Utama Pemberdayaan Pemuda Aceh Menuju Daya Saing Global

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *